Header Ads

Aiptu Martua Sigalingging Diduga Sempat Melawan Terduga Teroris Sebelum Ahkirnya Dia Tewas

Berita-Baru99 - Anggota polisi yang gugur ditikam terduga teroris yang menyerang pos jaga di Markas Polda Sumatera Utara ( Aiptu Martua Sigalingging ) diduga sempat melawan pelakunya sebelum dirinya tewas. Dugaan tersebut dikatakan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul dan dugaan tersebut terlihat dari luka yang didapat korban.


Martinus mengatakan bahwa ada luka tusuk di bagian pipi kanan, dagu, leher atas, dan dada kiri ketika diserang di pos 3 Mapolda Sumut, tempat korban berjaga.
"Diduga karena terjadi perkelahian dan perlawanan di kamar," kata Martinus melalui keterangan tertulis, Senin (26/6/2017). 

Rekan Aiptu Martua yaitu Brigadir E Ginting yang berjaga di depan jalan mengatakan sempat mendengar keributan dari dalam pos. Kemudian Brigadir E Ginting melihat ada dua orang asing yang sudah berada di kamar Aiptu Martua.
"Brigadir mendatangi kamar dan terjadi perkelahian," ujar Martinus.

Pelaku, kata Martinus, meneriakkan kalimat takbir sambil mengancam Brigadir E Ginting dengan pisau. Brigadir E Ginting kemudian meminta bantuan anggota Brimob yang jaga di pos 2 Mapolda Sumut.

"Anggota Brimob yang jaga langsung melakukan penyerangan dengan menembak pelaku. Satu orang pelaku meninggal dunia di tempat dan satu orang hidup," ujar Martinus.
Pos jaga 3 tempat korban berjaga merupakan pintu keluar Mapolda Sumut. Pintu keluar ini biasanya dijaga 4 personil Yanma.

Ada terdapat tiga pos jaga di Mapolda Sumut. Dua pos lain, yakni pos jaga 1 merupakan pintu masuk kantor polda. Pintu masuk ini dijaga 9 orang personik Sabhara sedangkan pos jaga 2 merupakan pintu masuk VIP yang dijaga 14 orang Brimob.

Aiptu Martua Martua Sigalingging yang gugur dikebumikan di kampung halamannya Indrapura Batubara. Proses pemakaman korban dilakukan dengan upacara militer. Aiptu Martua Sigalingging mendapat kenaikan pangkat menjadi Inspektur Dua (Ipda) Anumerta.

Sumber: Kompas.com

1 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus